Rabu, 24 Juli 2013

= Dari novel Rindu Maryam 240  =
Ketika pandanaran berjalan guna menemukan kesejatian.
Tak ada yang dibawa selain apa yang melekat dalam tubuh.
Tak membawa apa pun selain diri yang apa ada nya.
Wahai jiwa ...
Perjalanan hidup bukanlah kemah.
Yang perlu kau persiapkan seluruh macam bekal mu
Seolah-olah kau akan hidup lama nanti.
* Sebuah Syair dari begawan sufi yang bernama Sa'di *

Dari novel :: Munajat cinta

Kulihat seorang bijak di gunung-gunung.
Bahagia di gua,jauh dari keramaian dunia.
Ku berkata " Mengapa tidak kembali ke kota dan meringankan hati mu dari beban ini ? "

Dia berkata, " Kota sarat dengan kecantikan-kecantikan yang menggoda dan bahkan gajah-gajah pun terpelesat ditempat yang lumpurnya tebal "
:: Dari novel Rindu Maryam .

Memenuhi tetesan anggur.
Dalam mangkuk-mangkuk kehidupan mu.
Kan kau dapati hatimu bagai.
Sembulkan harum wangi melati dimalam hari.
Anggurkan tetap indah dimanapun dan kapan pun.
Seperi juga cinta.
Katakan cinta itu indah.
Dan bukan duka lara.
Jika saja kau tahu rahasia cinta ! ! !